Ketahui 6 Manfaat Susu Kedelai yang Wajib Kamu Intip

marlina


Ketahui 6 Manfaat Susu Kedelai yang Wajib Kamu Intip

Susu kedelai adalah minuman nabati yang terbuat dari kacang kedelai yang direndam, digiling, dan dimasak. Susu kedelai memiliki profil nutrisi yang mirip dengan susu sapi, termasuk kandungan protein, kalsium, dan vitamin D yang tinggi.

Susu kedelai menawarkan sejumlah manfaat kesehatan, termasuk:

  • Mengurangi risiko penyakit jantung
  • Menurunkan kadar kolesterol
  • Meningkatkan kesehatan tulang
  • Mengurangi risiko kanker tertentu
  • Meningkatkan fungsi kognitif

Susu kedelai juga merupakan sumber protein yang baik untuk vegan dan vegetarian. Susu kedelai dapat dinikmati sebagai minuman, digunakan dalam sereal atau smoothie, atau digunakan sebagai bahan dalam memasak dan memanggang.

Manfaat Susu Kedelai

Susu kedelai, minuman nabati yang kaya nutrisi, menawarkan berbagai manfaat kesehatan. Berikut adalah tujuh aspek penting yang perlu dipertimbangkan:

  • Kaya protein
  • Sumber kalsium
  • Mengandung vitamin D
  • Menurunkan kolesterol
  • Meningkatkan kesehatan jantung
  • Mengurangi risiko kanker
  • Meningkatkan fungsi kognitif

Susu kedelai kaya akan protein berkualitas tinggi, menjadikannya pilihan yang baik bagi vegan dan vegetarian. Selain itu, susu kedelai merupakan sumber kalsium dan vitamin D yang baik, sangat penting untuk kesehatan tulang. Kandungan isoflavon dalam susu kedelai juga telah dikaitkan dengan penurunan kadar kolesterol dan risiko penyakit jantung yang lebih rendah. Studi juga menunjukkan bahwa susu kedelai dapat mengurangi risiko kanker tertentu, seperti kanker payudara dan prostat. Selain itu, susu kedelai mengandung senyawa yang dapat meningkatkan fungsi kognitif dan mengurangi risiko penyakit Alzheimer.

Kaya protein

Kandungan protein yang tinggi pada susu kedelai menjadikannya pilihan yang baik bagi vegan dan vegetarian sebagai sumber protein nabati. Protein sangat penting untuk berbagai fungsi tubuh, termasuk pertumbuhan dan perbaikan jaringan, produksi hormon dan enzim, serta transportasi oksigen dan nutrisi. Konsumsi protein yang cukup dapat membantu menjaga kesehatan otot, tulang, dan sistem kekebalan tubuh.

Dalam konteks susu kedelai, kandungan proteinnya yang tinggi berkontribusi pada beberapa manfaat kesehatannya. Misalnya, protein dalam susu kedelai dapat membantu meningkatkan rasa kenyang, mengurangi nafsu makan, dan mendukung pengelolaan berat badan yang sehat. Selain itu, protein kedelai memiliki sifat anti-inflamasi dan dapat membantu mengurangi risiko penyakit kronis seperti penyakit jantung dan diabetes.

Sumber kalsium

Susu kedelai merupakan sumber kalsium yang baik, mineral penting yang berperan penting dalam menjaga kesehatan tulang dan gigi. Kalsium juga berperan dalam fungsi otot, saraf, dan jantung yang optimal. Konsumsi kalsium yang cukup dapat membantu mengurangi risiko osteoporosis, suatu kondisi yang ditandai dengan tulang lemah dan rapuh.

Kadar kalsium yang cukup sangat penting untuk kesehatan secara keseluruhan, dan susu kedelai dapat menjadi sumber kalsium yang baik bagi mereka yang tidak mengonsumsi produk susu atau yang memiliki intoleransi laktosa. Menyertakan susu kedelai dalam makanan dapat membantu memastikan kecukupan kalsium, berkontribusi pada kesehatan tulang yang baik, dan mengurangi risiko masalah kesehatan yang terkait dengan kekurangan kalsium.

Mengandung vitamin D

Susu kedelai yang diperkaya dengan vitamin D menawarkan manfaat kesehatan tambahan. Vitamin D sangat penting untuk kesehatan tulang, karena membantu tubuh menyerap kalsium. Vitamin D juga berperan dalam fungsi kekebalan tubuh dan kesehatan otot. Kekurangan vitamin D dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan, termasuk osteoporosis, rakhitis, dan kelemahan otot.

Mengonsumsi susu kedelai yang diperkaya dengan vitamin D dapat membantu memastikan kecukupan vitamin D, terutama bagi mereka yang tidak mendapatkan cukup vitamin D dari sumber makanan lain atau sinar matahari. Menyertakan susu kedelai dalam makanan dapat berkontribusi pada kesehatan tulang yang baik, mengurangi risiko penyakit terkait kekurangan vitamin D, dan mendukung kesehatan secara keseluruhan.

Menurunkan kadar kolesterol

Susu kedelai mengandung senyawa yang disebut isoflavon, yang telah terbukti memiliki efek penurun kolesterol. Isoflavon bekerja dengan menghalangi penyerapan kolesterol di usus dan meningkatkan ekskresi kolesterol dari tubuh. Hal ini dapat membantu menurunkan kadar kolesterol LDL (“kolesterol jahat”) dan meningkatkan kadar kolesterol HDL (“kolesterol baik”).

Beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa konsumsi susu kedelai secara teratur dapat menurunkan kadar kolesterol total dan LDL secara signifikan. Dalam sebuah penelitian yang diterbitkan dalam “Journal of the American Dietetic Association”, konsumsi 25 gram protein kedelai per hari selama enam minggu ditemukan dapat menurunkan kadar kolesterol LDL sebesar 5% dan kadar kolesterol total sebesar 3%.

Menurunkan kadar kolesterol sangat penting untuk kesehatan jantung. Kolesterol tinggi dapat menumpuk di arteri, menyebabkan penyempitan dan pengerasan arteri, yang dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke. Susu kedelai dapat menjadi bagian dari pola makan sehat untuk membantu menurunkan kadar kolesterol dan mengurangi risiko penyakit jantung.

Meningkatkan kesehatan jantung

Susu kedelai memiliki banyak manfaat untuk kesehatan jantung, terutama karena kandungan isoflavonnya. Isoflavon adalah senyawa tanaman yang memiliki sifat antioksidan dan anti-inflamasi. Studi telah menunjukkan bahwa isoflavon dapat membantu menurunkan kadar kolesterol LDL (“kolesterol jahat”) dan meningkatkan kadar kolesterol HDL (“kolesterol baik”).

Selain itu, susu kedelai merupakan sumber protein nabati yang baik. Protein sangat penting untuk kesehatan jantung karena membantu menjaga kekuatan dan fungsi otot jantung. Protein dalam susu kedelai juga dapat membantu menurunkan tekanan darah dan mengurangi risiko pembekuan darah.

Beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa konsumsi susu kedelai secara teratur dapat mengurangi risiko penyakit jantung. Dalam sebuah penelitian yang diterbitkan dalam “Journal of the American College of Nutrition”, konsumsi 25 gram protein kedelai per hari selama delapan minggu ditemukan dapat menurunkan risiko penyakit jantung sebesar 10%.

Susu kedelai dapat menjadi bagian dari pola makan sehat untuk membantu meningkatkan kesehatan jantung. Susu kedelai dapat dikonsumsi sebagai minuman, ditambahkan ke sereal atau smoothie, atau digunakan sebagai bahan dalam memasak dan memanggang.

Mengurangi risiko kanker

Susu kedelai mengandung isoflavon, senyawa tanaman yang memiliki sifat antioksidan dan anti-kanker. Isoflavon telah terbukti dapat menghambat pertumbuhan sel kanker dan menginduksi kematian sel kanker pada berbagai jenis kanker, termasuk kanker payudara, prostat, dan paru-paru.

Sebuah studi yang diterbitkan dalam “Journal of the National Cancer Institute” menemukan bahwa konsumsi isoflavon kedelai secara teratur dikaitkan dengan penurunan risiko kanker payudara pada wanita. Studi lain yang diterbitkan dalam “The American Journal of Clinical Nutrition” menemukan bahwa konsumsi susu kedelai dikaitkan dengan penurunan risiko kanker prostat pada pria.

Meskipun penelitian lebih lanjut diperlukan untuk sepenuhnya memahami mekanisme di balik efek anti-kanker susu kedelai, bukti yang ada menunjukkan bahwa susu kedelai dapat berperan dalam mengurangi risiko kanker tertentu. Menyertakan susu kedelai dalam makanan dapat menjadi bagian dari strategi pencegahan kanker yang sehat.

Bukti Ilmiah dan Studi Kasus

Manfaat susu kedelai didukung oleh banyak bukti ilmiah dan studi kasus.

Sebuah studi yang diterbitkan dalam “Journal of the American Dietetic Association” menemukan bahwa konsumsi 25 gram protein kedelai per hari selama enam minggu dapat menurunkan kadar kolesterol LDL (“kolesterol jahat”) sebesar 5% dan kadar kolesterol total sebesar 3%. Studi lain yang diterbitkan dalam “Journal of the American College of Nutrition” menemukan bahwa konsumsi 25 gram protein kedelai per hari selama delapan minggu dapat menurunkan risiko penyakit jantung sebesar 10%.

Selain itu, sebuah studi yang diterbitkan dalam “Journal of the National Cancer Institute” menemukan bahwa konsumsi isoflavon kedelai secara teratur dikaitkan dengan penurunan risiko kanker payudara pada wanita. Studi lain yang diterbitkan dalam “The American Journal of Clinical Nutrition” menemukan bahwa konsumsi susu kedelai dikaitkan dengan penurunan risiko kanker prostat pada pria.

Studi-studi ini dan banyak penelitian lainnya memberikan bukti kuat untuk mendukung manfaat kesehatan dari susu kedelai. Namun, penting untuk dicatat bahwa penelitian lebih lanjut diperlukan untuk sepenuhnya memahami mekanisme di balik manfaat ini dan untuk mengidentifikasi potensi efek samping dari konsumsi susu kedelai.

Youtube Video:


Related Post