post

Sinergi Institusi Lokal dan Internasional, Genjot Wisata Bahari Kepri

Potensi wisata bahari Kepulauan Riau (Kepri) terus digenjot. Seluruh pihak bekerjasama. Promosi Pariwisata Bahari Kepri juga digulirkan. Sinergi tersebut melibatkan 2 institusi lokal serta mancanegara, GIPI serta AAHRMEI. Targetnya peningkatan kunjungan turis Filipina.

Program ini menyertakan banyak stakeholder. Tetapi, Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) Kepri serta AAHRMEI Filipina selaku aktor utamanya. Keduanya ialah corong branding sempurna industri pariwisata dengan spesialisasi masing-masing.

AAHRMEI merupakan Association of Administrators in the Hospitality, Hotel and Restaurant Management Educational Institutions. Institusi besar di Filipina ini fokusnya kepada pelatihan pariwisata. Anggotanya besar. Terdapat 2.300 nama yang terdaftar selaku individu serta institusi.

“Potensi wisata bahari Kepri sangat besar. Garis pantainya sangat indah, terlebih bawah airnya. Di sini terdapat banyak spot dengan terumbu karang indah. Sangat sempurna buat snorkling serta diving. Dengan event ini, diharapkan potensi besar Kepri ini dapat dimaksimalkan. Filipina ini partner yang sangat sempurna,” ungkap Plt Deputi Bidang Pemasaran I Kementerian Pariwisata Ni Wayan Giri Adnyani.

Secara profile, potensi wisata bahari Kepri sangat menjanjikan. Karena, kebanyakan daerah di Kepri merupakan perairan. Daerah daratannya cuma kurang lebih 5% saja. Secara geografis pula strategis. Kepri dikelilingi oleh Laut Tiongkok Selatan, Selat Karimata, sampai Selat Malaka. Menegaskan kemampuan serta eksotisnya, sinergi GIPI Kepri serta AAHRMEI ini memperkenalkan 200 partisipan dari Filipina.

“Filipina tetap akan menjadi market yang menjanjikan untuk Kepri, khususnya buat wisata baharinya. Dengan sinergi ini, diharapkan arus masuk turis Filipina terus berkembang semakin besar. Kemudian, efeknya menyebar dengan peningkatan kunjungan turis dari negara yang lain,” ucap Giri Adnyani lagi.


(Image Credit - Pesona Travel)

Arus kunjungan turis Filipina ke Kepri memanglah menjanjikan. Saat ini, jumlah arus masuk turis Filipina mencapai 56.358 pengunjung. Mereka menikmati eksotisnya Kepri lewat Batam, Tanjung Uban, serta Tanjung Balai Karimun. Masuk dari jalur udara serta laut, pergerakan arus turis di Batam mencapai 43.358 pengunjung. Slot di Tanjung Uban terisi 12.500 pengunjung, kemudian sisanya menuju Tanjung Balai Karimun.

Menempatkan Batam sebagai favorit memanglah tidak salah. Tidak hanya garis pantainya, dunia bawah air Batam memanglah sangat eksotis. Batam mempunyai areal snorkling di Pulau Abang. Kawasan ini pula jadi kesukaan para turis Singapore. Tidak hanya itu, terdapat pula Pantai Nongsa, Pulau Petong, Pulau Putri, Pantai Vio Vio, sampai Pulau Mubud.

“Silakan berkunjung ke Kepri serta nikmati experience terbaiknya. Terdapat banyak destinasi terbaik yang dapat didatangi di Kepri. Tidak hanya Batam, daerah yang lain di Kepri pula banyak mempunyai destinasi indah. Sehabis program Promosi Pariwisata Bahari Kepri berakhir, potensi di sana bakal optimal tergali,” kata Asisten Deputi Bidang Pemasaran I Regional I Kemenpar Masruroh.

Mengacu pergerakan turis Filipna ke Indonesia, track-nya memanglah menjanjikan. Sepanjang tahun, pergerakan total turis Filipina mencapai 162.726 pengunjung. Angka ini juga naik 8,85 persen dengan angka riil 149.490 pengunjung. Dari jumlah itu, persentase menjanjikan memanglah dipunyai Kepri dengan slot terisi 34,6 persen. Masruroh menambahkan, aksesibilitas menuju Kepri serta daerah di dalamnya mudah.

“Pergerakan turis Filipina memanglah menjanjikan. Mereka masuk lewat jalur udara serta laut. Khusus Tanjung Uban serta Tanjung Balai Karimun, mereka masuk lewat jalur laut. Moda transportasi laut di situ gampang serta pilihannya memanglah banyak,” lanjut Masruroh.

Menggelar program Promosi Pariwisata Bahari Kepri, pertukaran informasi menarik bakal dicoba. Suasana forum juga dipastikan hendak semakin meriah, terlebih terdapat jamuan makan malam, atraksi seni serta budaya, sampai menikmati kunjungan di sebagian destinasi wisata Kota Batam.

Program Promosi Pariwisata Bahari Kepri ini juga mendapatkan support penuh Menteri Pariwisata Arief Yahya. “Kerja sama dengan Filipina ini bagus. Mereka ini pasar potensial untuk Indonesia, khususnya Kepri. Arus masuk ke Kepri sangat besar tahun lalu. Kami dukung upaya-upaya semacam ini. Karena, jika pariwisata di Kepri terus menjadi maju hingga bakal memberi impact lebih positif lagi kesejahteraan warga,” tuturnya.

Pemesanan tiket Ferry ke Tanjung Balai Karimun dan Batam pun kini sudah lebih mudah. Dapatkan harga promo Ferry dan Atraksi menarik hanya di Aplikasi Marlin Booking.

Download App : Android - Apple

Share this post :

Add Comment


Recent Comments